Tampilkan postingan dengan label Info. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info. Tampilkan semua postingan

Rabu, 30 September 2015

Buat Aplikasi Android Tanpa Koding di Lima Situs Ini

07.44 Posted by Unknown No comments
Indonesia merupakan salah satu surga smartphone Android. Puluhan juta pengguna Android saat ini ada di Indonesia. Pangsa pasar yang begitu besar tentu sayang sekali jika dibiarkan. Apabila pembaca merupakan pengusaha dan memiliki produk untuk dipasarkan, jangan berfikir dua kali untuk melakukan penetrasi ke pasar Android.
Pembaca mungkin berfikir bahwa membuat aplikasi Android itu susah, harus jago koding, harus jago Java, harus anak ilmu komputer. Tapi sekarang tidak lagi, sudah ada banyak aplikasi maupun situs yang memungkinkan kita membuat aplikasi Android tanpa repot-repot belajar Java, tanpa harus jago koding, tanpa harus jadi anak ilmu komputer, cukup drag and drop dan beberapa pengaturan sedikit, maka aplikasi Android kita sudah jadi.

Appery.io

appery
Appery.io adalah salah satu situs yang pertama kali menawarkan pengembangan aplikasi mobile enterprise dengan backend service terintegrasi dan kaya akan plugin API yang akan menyederhanakan integrasi dengan service cloud dan sistem enterprise. Appery.io menggabungkan kemudahan pengembangan visual dengan kekuatan dari JavaScript untuk membuat aplikasi mobile di berbagai perangkat dengan cepat.
Appery.io sudah cukup dikenal didunia pengembangan aplikasi mobile. Lebih dari 30 situs pernah membahas Appery.io dalam artikelnya sejak tahun 2012. Beberapa diantaranya ialah InfoWorld, SDTimes, TechTarget, CloudTimes, ChinaTimes, infoTech, ComputerWorld, dll.
Appery.io memiliki 5 pilihan paket, yaitu Starter, Standard, Pro, Premium, dan Enterprise. Untuk pengguna awal kita bisa menggunakan paket Starter yang tersedia gratis untuk 1 aplikasi dengan maksimum 3 halaman. Meskipun gratis namun Appery.io tetap memberikan jatah 1.000.000 API call, penyimpanan 1GB, serta tetap memberikan dukungan melalui Customer Service maupun Technical Servicenya. Lebih detail tentang harga tiap paket kunjungi halaman http://appery.io/pricing/.
appery_harga
Karena Appery.io tersedia melalui cloud maka tidak perlu ada yang kita unduh atau pasang, yang kita butuhkan hanya peramban web terkini agar fitur-fitur Appery.io dapat berjalan dengan baik. Tersedia editor visual untuk melakukan drag and drop komponen untuk membangun antarmukanya. Setelah selesai aplikasi yang dibuat tidak hanya tersedia untuk Android tapi juga iOS dan Windows Phone.

AppMachine

appmachine
Selanjutnya adalah AppMachine, situs ini dapat kita gunakan untuk membuat aplikasi android maupun aplikasi iOS dengan tampilan yang professional. AppMachine menyediakan antarmuka drag and drop dan dikombinasikan bersama berbagai macam building block yang menawarkan beragam fitur seperti informasi, foto, video, dll.
Sayangnya menggunakan AppMachine cukup menguras kantong. Agar dapat membuat aplikasi Android kita harus mendaftar di paket Plus seharga $49, sedangkan paket yang paling murah yaitu Basic seharga $19 namun hanya menyediakan aplikasi HTML5.
appmachine_harga

AppMakr

appmakr

Dengan AppMakr kita bisa membuat aplikasi Android berkualitas tanpa koding. Aplikasi yang dibuat juga dirilis atas nama kita bukan atas nama AppMakr. Kita bisa menggunakan AppMakr secara gratis dengan adanya iklan diaplikasi yang kita buat atau apabila tidak ingin ada iklan di aplikasi yang kita buat, serta fitur-fitur lainnya, kita bisa mendaftar disalah satu dari dua paket yang berbayar seharga $1 perbulan atau $9 perbulan.
AppMakr tersedia dalam 14 bahasa Internasional yaitu Bahasa Inggris, Bahasa Arab, Bahasa Mandarin, Bahasa Spanyol, Bahasa Perancis, Bahasa India, Bahasa Jepang, Bahasa Persia, Bahasa Portugis, Bahasa Sinhala, Bahasa Tamil, Bahasa Thailand, Bahasa Turki, dan Bahasa Indonesia.
Seperti situs lainnya, AppMakr memiliki antarmuka yang memudahkan kita dalam membuat aplikasi Android, cukup drag komponen dari sebelah kiri ke jendela smartphone yang ada ditengah. Header, ikon, serta gambar latar belakang juga tersedia.
appmakr2

Appy Pie

appypie
Appy Pie adalah situs selanjutnya yang dapat membuat aplikasi Android tanpa koding. Tidak perlu ada yang dipasang atau diunduh, cukup dengan drag and drop untuk membuat aplikasi yang diinginkan. Setelah selesai aplikasi yan gdibuat dapat dipublish ke Play Store maupun Apple App Store. Selain Android dan iOS, aplikasi yang dibuat juga dapat berjalan di Blackberry, Windows dan Kindle. Situs seperti Mashable, Wired, TechCrunch, Forbes, Gigaom, ZDNet, TNW, dan VentureBeat pernah membahas Appy Pie dalam situsnya.
Appy Pie sekarang juga menyediakan fitur Game Builder. Dengan fitur ini kita juga bisa membuat mobile game.
gamebuilder
Tersedia empat pilihan paket yaitu Free, Basic, Gold, dan Platinum. Paket Free tersedia secara gratis namun hanya bisa membuat aplikasi untuk HTML5 dan Android dan fitur yang sangat terbatas serta terdapat iklan dalam aplikasi kita. Untuk mendapatkan fitur yang lebih lengkap, paket Basic tersedia seharga $7 perbulan, peket Gold $19 perbulan, dan paket Platinum seharga $33 perbulan.

Good Barber

goodbarber
GoodBarber memiliki pilihan tema yang banyak dan sangat cantik. Ingin menggunakan tema awan atau game? Semua ada. 350 lebih ikon dengan desain yang sangat halus tersedia untuk digunakan, selain itu ada juga lebih dari 600 Font Google yang dapat dipilih untuk mempercantik tampilan aplikasi kita. Melalui situs ini kita bisa membuat aplikasi Android, iPhone, serta aplikasi web untuk mobile.
Semua yang ditawarkan oleh GoodBarber sayangnya tidak datang secara gratis, kita harus merogoh kocek cukup dalam untuk menggunakan situs ini. Kunjungi halaman resminya untuk informasi lebih lanjut kunjungi halaman http://www.goodbarber.com/pricing/

Update

MIT App Inventor

App Inventor merupakan proyek dari Massachuset Institute of Technology (MIT) yang bertujuan mengajarkan semua orang (terutama pemula) untuk membuat aplikasi Android dengan block-based programming tool. Awalnya aplikasi ini dikembangkan oleh Professor Hal Abelson di Google. App Inventor juga berjalan di web yang dipelihara oleh MIT Media Lab bekerja sama dengan MIT Computer Science and Artificial Intelligence Lab (CSAIL). App Inventor mendukung lebih dari 3 juta pengguna dari 195 negara. Aplikasi ini digunakan lebih dari 100 ribu pengguna aktif setiap minggunya yang telah membuat lebih dari 7 juta aplikasi Android.
MIT App Inventor 2
Tampilan yang sederhana dari App Inventor memungkin pemula untuk belajar membuat aplikasi Android dengan lebih mudah. Cukup drag and drop Pallete dari sebelah kiri kebagian Viewer, dan setiap komponennya bisa diatur nilainya melalui bagian Properties. Disebut menggunakan block based programming tool karena saat membuat tampilan aplikasi ini di bagian Viewer, kita menyusun komponen-komponennya dalam bentuk blok-blok komponen. yang saling bertumpukkan.

7 Layanan yang Bikin Programmer Lebih Produktif

07.41 Posted by Unknown No comments
Ketika bekerja sendiri sebagai programmer, tentunya kita membutuhkan suatu layanan yang dapat menyimpan hasil source code proyek yang telah kita selesaikan. Sedangkan jika bekerja sebagai tim, kita harus berbagi source code dengan tim agar proyek yang dihasilkan bisa lebih cepat dan produktif. Selain itu, kita juga harus mengatur ide dan task yang sudah selesai dan yang belum selesai serta hal-hal lainnya yang menyangkut manajemen pengembangan software. Untuk menangani hal tersebut, berikut layanan yang bikin programmer lebih produktif:

1. Bitbucket



Ada banyak repositori source code di dunia maya, salah satunya Bitbucket. Layanan Bitbucket merupakan layanan Git yang digunakan untuk menyimpan source code. Untuk memulainya, kita bisa mendaftarkan diri agar mendapat repositori pribadi dengan akun gratis. Ada banyak piliha saat mendaftar, untuk akun personal atau tim dengan jumlah 5 anggota masih gratis. Sedangkan untuk tim dengan jumlah 10 anggota harus membayar 10 $ tiap bulannya. Sedangkan untuk tim dengan jumlah 25 anggota harus membayar 25 $ tiap bulannya. Salah satu kelebihannya, repositori source code ataupun snippet code dapat diatur privasinya serta didukung SourceTree.
Kunjungi situsnya di https://bitbucket.org/

2. SourceTree



SourceTree merupakan klien GUI yang digunakan untuk mengakses berbagai layanan Git dan Mercurial. Dalam aplikasi ini, kita bisa mengunggah dan menyalin repositori di berbagai layanan. Jika tak terbiasa dengan CLI, SourceTree bisa menjadi pilihan tepat. Namun SourceTree tidak crossplatform, hanya mendukung sistem operasi Windows dan MAC saja. Untuk Linux, SourceTree belum menyediakannya.
Kunjungi situsnya di https://www.sourcetreeapp.com/

3. Github



Github merupakan layanan repositori git yang sangat besar dan telah dikenal luas. Banyak varian repositori yang bisa diakses secara gratis sehingga menjadikan Github menjadi terkenal dengan layanan penyimpanan source code. Jika proyek kita bersifat open source, Github bisa menjadi pilihan yang tepat. Namun kelemahannya, jika kita menginginkan privasi untuk proyek, kita harus membayar Github.
Kunjungi situsnya di https://github.com/

4. Slack



Ketika kita bekerja sebagai tim dengan kawan-kawan programmer lain atau dengan klien (mitra bisnis), kita membutuhkan fitur komunikasi yang handal. Jika dibandingkan dengan komunikasi email, tentunya terlalu lambat untuk kebutuhan bisnis saat ini. Kita memperlukan sistem komunikasi kelas enterprise.
Untuk menangani masalah ini, telah hadir Slack. Slack merupakan layanan pesan yang mirip ICQ. Apabila kita ingin menggunakan private message, hal tersebut tersedia. Didalam Slack, kita akan ditawarkan berbagai fitur menarik seperti pengiriman file dan aset digital lainnya secara cepat dan mudah. Dengan begitu, Slack mempunya kualitas yang baik untuk tim programmer yang bisa menghemat diskusi serta bisa menciptakan database dari topik yang telah dibahas.
Kunjungi situsnya di https://slack.com/

5. Trello





Trello merupakan layanan to-do list yang tidak hanya terbatas pada satu jenis saja. Jika kita ingin memiliki daftar ide maupun fitur terbaru, kita bisa membuatnya dengan Trello. Selanjutnya kita tinggal memindahkan source code terkait ke dalam to-do list. Hal ini bermanfaat ketika kita ingin mulai mengerjakannya.
Trello menjadikan aktivitas pengembangan software bisa diakses melalui perangkat mobile. Trello bisa digunakan secara bersamaan sebagai tim maupun personal. Selain gratis, Trello juga menawarkan fitur berbayar dengan kelebihan custom board dan emoji.
Kunjungi situsnya di https://trello.com/

6. Black Duck Open Hub Code Search




blackduck_openhub
Layanan ini sangat berguna ketika kita stuck dalam membuat fungsi pemrograman yang diinginkan oleh klien. Sebenarnya banyak masalah pemrograman yang telah diselesaikan banyak programmer di seluruh dunia, jadi kita tak perlu memecahkannya dari awal. Layanan ini mempuyai miliaran source code solusi dari masalah pemrograman yang telah diselesaikan.
Kunjungi situsnya di https://www.openhub.net/

7. Cyberduck


Cyberduck Quick Reference Page 1
Cyberduck adalah aplikasi yang sederhana, karena didalamnya terdapat klien FTP dengan fitur yang banyak dan tersedia untuk berbagai sistem operasi seperti Linux, MacOSX dan Windows. Khusus untuk Linux, Cyberduck tersedia sebagai aplikasi CLI. Walaupun ikon aplikasi tersebut bebek lucu, namun jangan salah. Aplikasi ini sudah banyak dipakai oleh programmer di seluruh dunia.
Kunjungi situsnya di https://cyberduck.io/
Mengembangkan proyek software ataupun bisnis lainnya terkait IT menjadi hal yang populer saat ini. Untuk menangani kompleksitas kerja, kita bisa menggunakan layanan yang bisa bikin programmer lebih produktif.

Oracle Java ME Embedded 8.2 Telah Rilis

03.28 Posted by Unknown No comments
Kabar baik bagi pengembang Embedded System karena Java ME Embedded 8.2 telah rilis. Banyak fitur yang ditingkat pada rilis ini, termasuk keamanan sistem dengan kriptografi. Java ME Embedded 8.2 telah memperluas fungsi keamanan dan ketahanan dari runtime dengan konektivitas baru yang lebih baik. Peningkatan opsi deploy yang kini dapat dioptimasi menjadi lebih efektif untuk Virtual Machine dan Core Library. Selain itu Oracle Java ME SDK 8.2 juga telah rilis guna memberikan kesempatan bagi pengembang Embedded System yang menggunakan sistem operasi Linux.
Rilis kali ini lebih fokus kepada peningkatan deployment aplikasi dan Java ME Runtime. Dengan begitu produsen device sekarang bisa mengembangkan komponen pre-provision dengan Java ME Embedded Runtime. Cukup memerlukan aplikasi yang ingin diinstal. Kemudian tinggal dikonfigurasikan dalam mode unattended pada Virtual Machine. Untuk memperbaharui OS pada Embedded System kita tinggal re-flashing dari runtime dan semua aplikasi pada device. Namun dalam beberapa kasus fitur tersebut tidak bisa dilakukan dengan koneksi yang lambat. Java ME Embedded 8.2 juga memungkinkan kita untuk menyimpan semua aplikasi yang diinstal tidak berubah setelah update runtime.
Untuk keamanan dan fungsi komunikasi, kini telah didukung dengan fitur klien DTLS dan kita disediakan API untuk menggunakan Pre-Shared Keys serta dukungan akselerasi kriptografi pada hardware.
Device Access API telah dimutakhirkan ke versi 1.1 sehingga kita bisa mengakses device peripheral dengan API Oracle. Ada perbaikan pada versi 1.1. yakni meliputi akses ke device peripheral lebih mudah dan dapat diandalkan.

Tim Pengembang VM Java ME Embedded telah bekerja keras pada optimasi runtime yang telah diterapkan dalam Java ME Embedded 8.2 rilis. Dan sudah diuji pada board Freescale K64-FRDM dengan RAM 256 KB. Dalam Java ME Embedded 8.2, memori aplikasi telah meningkat menjadi 150 KB. Bila dibandingkan dengan sebelumnya, memori meningkat dua kali lipat sehingga memungkinkan pengembang embedded system untuk membuat aplikasi yang lebih kreatif pada platform micro-controller.

Hal baru lainnya adalah pengguna desktop Linux yang kini bisa mengembangkan aplikasi Java ME Embedded dengan Java ME SDK 8.2. Cukup dengan IDE Netbeans dan Eclipse serta Device Manager dengan fungsi baru. Sedangkan untuk pengembangan on-device, Device Manager kini menawarkan indikator yang telah diperbarui sehingga kita cukup mengklik untuk membuat aplikasi pada device Raspberry Pi atau Freescale K64-FRDM Java.
Banyak fitur-fitur yang telah ditingkatkan termasuk untuk komponen runtime dan keamanan sistem pada rilis ini. Rilis Java Embedded 8.2 berbarengan dengan Java SDK 8.2 yang memungkinkan pengguna Linux bisa mengembangkan embedded system dengan bahasa pemrograman Java. Itulah ulasan rilis Java ME Embedded 8.2. Tertarik mencobanya? Unduh Java ME Embedded 8.2. dan Java SDK 8.2.

10 Bahasa Pemrograman Populer di Indonesia

03.20 Posted by Unknown No comments
Bahasa pemrograman merupakan untaian kata-kata berupa instruksi/perintah-perintah yang biasanya terdiri dari banyak baris yang bisa dimengerti oleh komputer. Bahasa pemrograman ini wajib dikuasai oleh seorang developer agar dapat membangun sebuah aplikasi/software. Dan untuk membuat aplikasi tertentu maka digunakan juga bahasa pemrograman yang sesuai dengan kebutuhan aplikasi yang akan dibuat tersebut.
10 Bahasa Pemrograman Populer di Indonesia
Jumlah bahasa pemrograman ini sangat banyak. Dari sekian banyak bahasa pemrograman yang ada saat ini, tentu saja developer tidak menggunakan seluruh bahasa pemrograman yang ada. Mereka hanya menggunakan 1 atau 2 bahasa pemrograman dalam melakukan developing software.
Menurut Tiobe, salah satu lembaga riset yang telah beberapa tahun berupaya membuat peringkat bahasa pemrograman populer dunia yang diwujudkan dalam bentuk TIOBE Programming Community Index edisi bulan Desember 2014, Java dan C masih menjadi bahasa pemrograman terpopuler urutan pertama dan kedua.
Bahasa Pemrograman yang Paling Banyak Dipakai Menurut Hasil Survey TIOBE
Bahasa Pemrograman yang Paling Banyak Dipakai Menurut Hasil Survey TIOBE
Kemudian dalam PYPL Popularity of Programming Language juga merilis 11 bahasa pemrograman yang banyak dipakai sampai pada bulan November 2014, menunjukan Java dan PHP berada di posisi pertama dan kedua sementara C menempati urutan ke 6.
Hasil Survey dari PYPL
Hasil Survey dari PYPL
Data di atas merupakan bahasa pemrograman yang populer digunakan di dunia, di artikel kali ini CodePolitan akan rangkum 10 bahasa pemrograman yang populer digunakan di indonesia. Selain menggunakan data dari TIOBE dan PYPL, CodePolitan merangkum bahasa pemrograman populer berdasarkan jumlah member grup Facebook yang membahas tentang pemrograman. Berikut adalah ulasan 10 bahasa pemrograman populer di Indonesia:

1. JAVA

Logo Java
Logo Java
Java merupakan bahasa pemrograman yang dapat dijalankan di berbagai platform, dari mulai PC sampai perangkat mobile. Bahasa pemrograman ini awalnya dikembangkan pada The Green Project pada tahun 1991 oleh Sun Microsystem yang kemudian dilepas pada Oracle. Nama Java sendiri dipilih karena salah seorang pendiri Java, James Gosling, sangat menyukai kopi murni yang langsung digiling dari mesin giling (kopi tubruk) dimana kopi jenis ini berasal dari pulau Jawa di Indonesia.
Java menjadi salah satu bahasa pemrograman terpopuler bukan karena tanpa alasan, bahasa pemrograman ini memiliki beberapa kelebihan seperti misalnya bisa berjalan di sistem operasi yang berbeda-beda, kemudian bahasa pemrograman ini termasuk kedalam pemrograman OOP (pemrograman orientasi objek) sehingga programer lebih mudah dalam menyusun program menggunakan bahasa ini, selain itu bahasa ini juga memiliki library yang lengkap sehingga akan sangat memudahkan programer. Dan saat ini merupakan era dimana smartphone Android sangat banyak digunakan. Aplikasi dalam smartphone Android dibangun menggunakan bahasa Java, sehingga banyak juga programer-programer yang menggunakan bahasa ini karena memang sedang banyak dibutuhkan.

2. C

Bahasa C
Bahasa C ini termasuk bahasa pemrograman tertua yang pernah ada. Bahasa pemrograman C ini dikembangkan dari sekitar tahun 70-an. Bahasa C menjadi bahasa pemrograman yang populer di Indonesia karena hampir sebagian besar perguruan tinggi jurusan IT ataupun lembaga kursus pemrograman menggunakan bahasa ini untuk dipelajari pertama kali sebelum mempelajari bahasa pemrograman yang lain. Bukan tanpa sebab bahasa C ini menjadi dasar untuk mempelajari bahasa pemrograman yang lain, karena memang bahasa C ini merupakan “bapak” dari bahasa pemrograman lain seperi C#, Java, C++, dan lain sebagainya.

3. PHP

PHP
Logo PHP
PHP (PHP Hypertext Pre-processor) merupakan bahasa pemrograman yang paling banyak digunakan di Indonesia. Selain karena gratis, PHP banyak digunakan karena bahasa pemrograman ini merupakan server side scripting yang memang dirancang untuk membangun website dinamis. Selain itu banyak website-website ternama seperti Facebook, WordPress, ataupun Digg yang menggunakan PHP dalam pengembangannya.

4. VisualBasic

Logo Visual Basic
VisualBasic merupakan bahasa pemrograman yang dikembangkan oleh Microsoft. Bahasa pemrograman ini menawarkan IDE visual dalam pembuatan software, dan bahasa pemrograman ini dikembangkan untuk membuat software-software berbasis sistem operasi Windows. VisualBasic sendiri adalah keturunan dari bahasa pemrograman BASIC.
Sebuah survey pada tahun 2005 menunjukan 62% developer software menggunakan VisualBasic dalam pengembangan software nya, sehingga hal tersebut menjadikan VisualBasic sebagai salah satu bahasa pemrograman yang populer. Di Indonesia sendiri terdapat grup Visual Basic Indonesia yang telah memiliki 22 ribu member lebih.

5. Python

Python
Logo Python
Dalam tingkatan bahasa pemrograman, Python termasuk bahasa tingkat tinggi. Python menjadi salah satu bahasa pemrograman yang dapat membangun aplikasi, baik itu berbasis web ataupun berbasis mobile. Bahasa phyton ini termasuk kedalam bahasa pemorgraman yang cukup mudah bagi pemula, karena bahasa tersebut mudah untuk dibaca dengan syntax yang mudah untuk dipahami juga. Banyak perusahaan besar menggunanakn Phyton dalam pengembanganya seperti Instagram, Pinterest dan Rdio. Python juga digunakan oleh para pengembang Google, Yahoo!, dan juga NASA.
Di Indonesia sendiri terdapat grup Facebook yang membahas tentang Python yang telah memiliki lebih dari 6000 anggota. Grup ini cukup aktif, grup ini bernama Python Indonesia.

6. C++

C++
C++ merupakan bahasa pemrograman pengembangan dari bahasa C. C++ dan C memiliki sintaks penulisan yang hampir sama, meski begitu kedua bahasa pemrograman ini memiliki perbedaan pada penyelesaian masalahnya. Pada bahasa C penyelesaian masalah dilakukan dengan membagi-bagi kedalam sub-sub masalah yang lebih kecil lagi atau bisa disebut bahasa pemrograman prosedural, sedangakan C++ berorientasi pada objek dimana permasalahan dibagi-bagi kedalam class-class.
C++ ini menjadi bahasa pemrograman yang populer karena banyak juga perusahaan-perusahaan software besar yang menggunakan bahasa ini untuk membangun software nya seperti Adobe, Firefox, ataupun Winamp yang sekarang pengembanganya di hentikan.

7. JavaScript

JavaScript
JavaScript adalah bahasa pemrograma yang dikembangkan oleh Netscape. Penggunaan JavaScript saat ini kebanyakan terdapat pada pengembangan web. Dengan JavaScript ini kita bisa membuat web yang interaktif dan menarik. Di Indonesia sendiri terdapat grup Facebook yang membahas tentang JavaScript ini dengan nama JavaScript Indonesia. Grup yang beranggotakan lebih dari 10 ribu orang ini masih aktif sampai sekarang.

8. C#

C#
C# adalah bahasa pemrograman yang dikembangkan oleh Microsoft. C# ini menggabungkan prinsip dari C dan C++. C# ini banyak digunakan untuk mengembangkan software yang menggunakan platform Windows.

9. Objective-C

Logo Objective – C
Objective-C adalah bahasa pemrograman yang berorientasi objek. Bahasa pemrograman ini digunakan untuk pengembangan aplikasi yang digunakan pada perangkat Apple, bahkan sistem operasi iOS pun dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman Objective-C ini.

10. ActionScript

Logo ActionScript
ActionScript adalah bahasa pemrograman yang dibuat berdasarkan ECMAScript yang digunakan dalam pengembangan situs web dan perangkat lunak menggunakan platform Adobe Flash Player. ActionScript juga dipakai pada beberapa aplikasi basis data, seperti Alpha Five. Bahasa ini awalnya dikembangkan oleh Macromedia, tapi kini sudah dimiliki dan dilanjutkan perkembangannya oleh Adobe, yang membeli Macromedia pada tahun 2005.
Action Script terbaru saat ini adalah Action Script 3.0. Action Script 3.0 adalah bahasa terbaru dari edisi yang sebelumnya dikenal dengan Action Script 2.0. Action Script 3.0 memiliki beberapa kelebihan dibanding pendahulunya, antara lain fitur yang ditawarkan adalah file pada Action Script 3.0 dapat dibuat terpisah saat runtime. (wikipedia.org)
Di indonesia ActionScript ini menjadi populer karena banyaknya developer berbasis Flash yang tentu saja menggunakan ActionScript untuk keperluan koding. Di Facebook juga terdapat grup ACTIONSCRIPT Indonesia yang masih aktif hingga sekarang. Grup ini memiliki 1000 lebih anggota.
(ap/putuyoga/oracle.com/cplusplus.com/ridwanbejo.wordpress.com/mediabisnisonline/pypl/tiobe.com)